Indoberitanew I indramayu.
Setelah merayakan Idulfitri 1447 Hijriah, gelombang arus balik Lebaran 2026 berdasarkan pantauan tim rintisan Saka Kominfo Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Indramayu mulai terlihat ada peningkatan volume kendaraan di sejumlah ruas jalan, khususnya di jalur Pantura Indramayu, Jawa Barat.
Meski demikian, Pemerintah Daerah bersama dengan pihak terkait lainnya telah menyiapkan berbagai strategi untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan yang diprediksi akan terjadi dalam beberapa hari ke depan.
Pada H+2 lebaran Idul Fitri kali ini, di jalur Pantura Indramayu, meski mulai dipenuhi kendaraan pemudik yang akan balik menuju DKI Jakarta maupun daerah lainnya di sekitar Jakarta, namun terlihat belum ada lonjakan kepadatan kendaraan yang signifikan.
Seperti yang terpantau di jalur Pantura lingkar Posko Lohbener dan di jalur By Pas Pantura Desa Kongsijaya Kecamatan Widasari, kendaraan yang melintas di jalur itu sesekali nampak serombongan sepeda motor dan mobil yang berkonvoi menuju kearah Purwakarta, Subang, Karawang (Purwasuka) maupun kearah Ibu Kota Jakarta. Bahkan di jalur yang ketika arus mudik terjadi padat lancar, kini situasi arus kendaraannya bisa dibilang ramai tapi lancar.
Sementara itu seorang anggota tim rintisan Saka Kominfo Gerakan Pramuka Kwarcab Indramayu yang bernaung di Dinas Kominfo setempat, Heri Tarma, mengatakan, selama arus mudik dan balik lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah tahun 2026, selalu memantau pergerakan arus mudik dan balik lebaran baik secara langsung di jalur Pantura Indramayu, maupun menyimak pada laman sejumlah media online yang terus menerus menginformasikan situasi terkini arus mudik dan balik lebaran.
“Berdasarkan pemantuan kendaraan arus balik kearah Jakarta di jalur Pantura lingkar Posko Lohbener dan di jalur By Pass Pantura di desa Kongsijaya Kecamatan Widasari, di jalur tersebut meski mulai ramai kendaraan roda dua maupun roda empat, namun terbilang ramai lancar. Sedangkan dari hasil menyimak di sejumlah media online di antaranya pada laman jabar.tribunnews.com, ternyata para pemimpin negeri ini seperti Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dan Kapolda Jabar, Irjen Pol Rudi Setiawan sudah mempersiapkan secara matang jalur lalulintas arus balik lebaran, termasuk sudah melakukan berbagai hal untuk mengantisipasi kemacetan saat arus balik dan bagi kami semoga saja arus balik lebaran kali ini tetap lancar tanpa ada halangan yang berarti”, ujar Heri Tarma, Senin (23/3/26).
Dijelaskan, dari menyimak laman media online tersebut, diketahui, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengimbau para pemudik untuk menghindari puncak arus balik Idulfitri 1447 H/Lebaran 2026 yang jatuh pada tanggal 24, 28 dan 29 Maret 2026 mendatang. Hal itu disampaikan Menhub Dudy saat meninjau arus lalu lintas pada H+1 Lebaran 2026 di Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC) pada Minggu (22/3/2026) kemarin.
Di sisi lain, Polda Jabar juga telah bersiap dengan melakukan berbagai hal untuk mengantisipasi kemacetan saat arus balik nanti. Kapolda Jabar, Irjen Pol. Rudi Setiawan, pada laman media online tersebut, menyatakan, pihaknya bekerjasama dengan Korlantas Polri untuk mengatasi jalur rawan macet di dalam tol. Menurut Kapolda Jabar, Senin (23/3/26), rekayasa one way skala nasional akan dilakukan untuk mengantisipasi kemacetan.
Sedangkan untuk di jalur arteri, Rudi menjelaskan, bahwa Polda Jabar juga akan memberlakukan one way di jalur-jalur yang rawan terjadi kemacetan, agar tidak terjadi penumpukan kendaraan saat arus balik
(Red.)