{"id":808,"date":"2026-08-27T03:43:00","date_gmt":"2026-08-27T03:43:00","guid":{"rendered":"https:\/\/indoberitanew.com\/?p=808"},"modified":"2026-08-27T03:43:00","modified_gmt":"2026-08-27T03:43:00","slug":"menyatukan-hati-di-desa-dukuh-ketika-maulid-nabi-menjadi-ruang-kebersamaan-dan-gotong-royong","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indoberitanew.com\/index.php\/2026\/08\/27\/menyatukan-hati-di-desa-dukuh-ketika-maulid-nabi-menjadi-ruang-kebersamaan-dan-gotong-royong\/","title":{"rendered":"Menyatukan Hati di Desa Dukuh: Ketika Maulid Nabi Menjadi Ruang Kebersamaan dan Gotong Royong"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Indoberitanew &#8211; Indramayu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&nbsp;Malam di Desa Dukuh, Kecamatan Indramayu, Rabu (26\/8\/2026), terasa hangat. Warga berkumpul di Buyut Permana. Bukan hanya untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga untuk kembali merawat kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H\/2026 M tersebut mengusung tema \u201cMenyatukan Hati, Kuatkan Iman\u201d dan menghadirkan penceramah Dr. KH. Ibrohim Nawawi, S.Ag., M.Pd.I.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di tengah suasana penuh kekeluargaan itu, Wakil Bupati Indramayu H. Syaefudin mengajak masyarakat menjadikan Maulid Nabi sebagai momentum untuk meneladani Rasulullah Muhammad SAW, terutama dalam menjaga persaudaraan dan kepedulian kepada sesama.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurutnya, semangat kebersamaan tersebut sejalan dengan semangat Visi Indramayu REANG. Kemajuan desa dan daerah tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cSemangat ukhuwah dan gotong royong harus kita terapkan untuk membangun desa. Jangan berharap desa akan maju kalau bukan dimulai dari diri kita sendiri,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pesan itu mendapat sambutan dari masyarakat Desa Dukuh. Kuwu Desa Dukuh Yanto menyampaikan, kegiatan Maulid Nabi telah menjadi tradisi yang dilaksanakan secara rutin selama enam tahun.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagi warga, tradisi tersebut bukan hanya menjadi kesempatan untuk memperkuat iman, tetapi juga menjadi ruang untuk menyampaikan harapan dan kebutuhan desa.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Yanto menyampaikan sejumlah aspirasi masyarakat. Di antaranya perbaikan saluran irigasi, penerangan jalan, jalan lingkungan, dan jalan usaha tani yang dibutuhkan untuk menunjang aktivitas warga serta ketahanan pangan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cKami berharap aspirasi masyarakat Desa Dukuh dapat menjadi perhatian dan direalisasikan untuk mendukung kebutuhan masyarakat,\u201d ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Semangat gotong royong juga terlihat dari dukungan warga terhadap pelaksanaan kegiatan. Ketua Pelaksana Suradi menyampaikan, panitia berhasil menghimpun dana sekitar Rp17 juta dengan pengeluaran sekitar Rp16,8 juta.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cKami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi, termasuk Bapak dan Ibu yang telah memberikan sedekah untuk mendukung kegiatan ini,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Malam itu, Maulid Nabi di Desa Dukuh menjadi pengingat bahwa kebersamaan dapat tumbuh dari hal-hal sederhana: berkumpul, berbagi, saling mendoakan, dan peduli terhadap lingkungan sekitar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dari sebuah peringatan keagamaan, tumbuh pesan yang lebih luas\u2014bahwa ketika masyarakat menyatukan hati, menjaga ukhuwah, dan bergotong royong, desa akan memiliki kekuatan untuk terus bergerak menuju kehidupan yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">(Red.)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Indoberitanew &#8211; Indramayu. &nbsp;Malam di Desa Dukuh, Kecamatan Indramayu, Rabu (26\/8\/2026), terasa hangat. Warga berkumpul di Buyut Permana. Bukan hanya&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":809,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3,1],"tags":[],"class_list":["post-808","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pemerintahan","category-umun"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indoberitanew.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/808","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/indoberitanew.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indoberitanew.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indoberitanew.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indoberitanew.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=808"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/indoberitanew.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/808\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":810,"href":"https:\/\/indoberitanew.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/808\/revisions\/810"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indoberitanew.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/809"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indoberitanew.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=808"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/indoberitanew.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=808"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/indoberitanew.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=808"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}