{"id":873,"date":"2026-09-15T12:36:11","date_gmt":"2026-09-15T12:36:11","guid":{"rendered":"https:\/\/indoberitanew.com\/?p=873"},"modified":"2026-09-15T12:36:11","modified_gmt":"2026-09-15T12:36:11","slug":"bip-ingatkan-program-ayam-petelur-lapas-pamekasan-jangan-cuma-jadi-seremonial","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indoberitanew.com\/index.php\/2026\/09\/15\/bip-ingatkan-program-ayam-petelur-lapas-pamekasan-jangan-cuma-jadi-seremonial\/","title":{"rendered":"BIP Ingatkan, Program Ayam Petelur Lapas Pamekasan Jangan Cuma Jadi Seremonial*"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Indoberitanew &#8211; PAMEKASAN &#8211; Langkah pembinaan produktif melalui budidaya ayam petelur di Lapas Kelas IIA Pamekasan kini mulai direalisasikan. Dimulainya program tersebut ditandai dengan prosesi penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang diharapkan berdampak langsung, terutama untuk pembekalan warga binaan dan masyarakat luas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Founder Bani Insan Peduli (BIP), Ali Zainal Abidin, turut hadir secara langsung pada acara penandatanganan MoU budidaya ayam petelur tersebut, Selasa (15\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"830\" height=\"420\" src=\"https:\/\/indoberitanew.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/15.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-874\" srcset=\"https:\/\/indoberitanew.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/15.png 830w, https:\/\/indoberitanew.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/15-300x152.png 300w, https:\/\/indoberitanew.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/15-767x388.png 767w\" sizes=\"auto, (max-width: 830px) 100vw, 830px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada kesempatan itu, Ali menekankan bahwa kerjasama yang sudah disepakati jangan sampai hanya berhenti pada tataran dokumen dan acara seremonial belaka. Ia menilai tolok ukur suksesnya program terletak pada manfaat riil yang bisa dirasakan penerimanya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menjelang penandatanganan MoU, Ali bersama para tamu undangan terlebih dahulu meninjau lokasi kandang serta mengecek populasi sekitar 3.500 ekor ayam petelur di dalam area Lapas Kelas IIA Pamekasan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Peninjauan itu dirangkai dengan kegiatan pemotongan pita sebagai tanda resmi dimulainya program ternak ayam petelur tersebut.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"987\" height=\"411\" src=\"https:\/\/indoberitanew.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/15e.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-875\" srcset=\"https:\/\/indoberitanew.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/15e.png 987w, https:\/\/indoberitanew.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/15e-300x125.png 300w, https:\/\/indoberitanew.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/15e-766x319.png 766w\" sizes=\"auto, (max-width: 987px) 100vw, 987px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Acara tersebut dihadiri langsung Kepala Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Jawa Timur, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Rektor Universitas Madura, Pimpinan Cabang BRI wilayah Madura, Manager External PT Ayunda Permata Sejahtera, serta sejumlah pejabat dan tokoh Jawa Timur.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam sambutannya, Ali menyebut bahwa MoU hanyalah bagian dari prosedur administrasi. Yang lebih utama adalah bagaimana kesepakatan tersebut diwujudkan menjadi kegiatan yang berjalan dan berdampak.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cMoU yang di depan mata ini saya bilang cuma formalitas. Dibuat berapa kali pun MoU, kalau tidak ditanamkan soal pentingnya kebermanfaatan, ya sia-sia,\u201d ucap Ali.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia menilai, program budidaya ayam petelur ini harus diarahkan sebagai wadah produktif yang mampu memberi pembelajaran dan keterampilan bagi warga binaan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Warga binaan diharapkan tidak sekadar ikut memelihara ayam, melainkan mendapatkan pengalaman yang bisa menjadi modal saat kembali bermasyarakat nantinya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurut BIP, program ini sangat berpotensi dikembangkan secara berkelanjutan jika dikelola dengan serius dan melibatkan semua pihak sesuai porsinya masing-masing.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ali menegaskan, inti dari program ini adalah soal nilai manfaat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cKita hadir di ruangan ini semata-mata untuk menjalankan perintah Allah SWT,\u201d ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia berharap kerjasama yang dibangun tidak berhenti menghasilkan lembaran MoU saja, tetapi mampu menciptakan program nyata yang manfaatnya benar-benar dirasakan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan keberadaan sekitar 3.500 ekor ayam petelur di lingkungan Lapas Kelas IIA Pamekasan, program ini diharapkan menjadi model pembinaan produktif sekaligus membuka wawasan warga binaan dalam bidang usaha dan peternakan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">BIP pun mendorong supaya semua pihak yang terlibat tetap menjaga komitmen agar program tetap konsisten dijalankan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karena keberhasilan sebuah program bukan dilihat dari meriahnya seremoni di awal, tapi dari keberlanjutan dan hasil nyata setelah program berjalan lama.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">BIP menegaskan, budidaya ayam petelur di Lapas Pamekasan harus benar-benar memberi manfaat nyata, bukan sekadar seremoni dan dokumen yang berdebu di atas meja. (Fthr)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Indoberitanew &#8211; PAMEKASAN &#8211; Langkah pembinaan produktif melalui budidaya ayam petelur di Lapas Kelas IIA Pamekasan kini mulai direalisasikan. Dimulainya&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":876,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9,1],"tags":[],"class_list":["post-873","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-jawatimur","category-umun"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indoberitanew.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/873","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/indoberitanew.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indoberitanew.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indoberitanew.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indoberitanew.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=873"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/indoberitanew.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/873\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":877,"href":"https:\/\/indoberitanew.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/873\/revisions\/877"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indoberitanew.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/876"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indoberitanew.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=873"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/indoberitanew.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=873"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/indoberitanew.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=873"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}