Indoberitanew I Pamekasan, Pondok Pesantren Haqqul Yaqin menggelar Haul para Masyayikh sekaligus peresmian 4 program unggulan pesantren. Kegiatan berlangsung di lokasi pesantren, Desa Bunder, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Sabtu (30/05/2026).
Acara diawali dengan pembacaan tahlil, sholawat, dan mauidhoh hasanah sebagai bentuk tawasul serta penghormatan kepada para masyayikh yang telah meletakkan dasar perjuangan dakwah dan pendidikan di pesantren.

Turut hadir Bupati Pamekasan Dr. KH. Kholilurrahman, S.H.,M.Si., puluhan masyayikh se-Madura, Camat Pademawu, Kadis Koperasi yang diwakili, Kadisdikbud diwakili, Kadis Pertanian diwakili, tokoh masyarakat, wali santri, serta ratusan alumni dan warga.
Dalam momentum tersebut, pengasuh Ponpes Haqqul Yaqin melalui Bupati Pamekasan meresmikan 4 program strategis pesantren:
- Pondok Pesantren Rakyat (POPERA) Haqqul Yaqih (HAYA) khusus untuk anak yatim dan dhuafa, sebagai wujud kepedulian sosial pesantren terhadap kelompok rentan.
- Penerimaan Santri Baru (PSB) SMP Haqqul Yaqih berbasis Agribisnis dan Entrepreneurship, untuk mencetak santri yang berilmu agama sekaligus memiliki keterampilan usaha.
- Program Agribisnis dan Pembentukan Kelompok Tani (KLOPTAN) Haqqul Yaqih, guna memberdayakan santri dan masyarakat sekitar melalui sektor pertanian berkelanjutan.
- Kegiatan Pendidikan Diniyah dan Kepesantrenan, sebagai penguatan kurikulum kitab kuning dan akhlak untuk menjaga tradisi keilmuan pesantren salaf.
Bupati Pamekasan Kholilurrahman dalam sambutannya mengapresiasi peran Ponpes Haqqul Yaqin dalam menjaga tradisi keilmuan dan memperkuat akhlak masyarakat. Ia menegaskan Pemkab Pamekasan akan terus bersinergi dengan pesantren untuk memajukan pendidikan keagamaan.
“Pesantren adalah benteng moral bangsa. Haul seperti ini mengingatkan kita agar terus menjaga ulama, menjaga pesantren, dan menjaga generasi penerus,” Tegasnya.
Lanjutnya, kami selaku pemerintah kabupaten Pamekasan juga mengapresiasi tinggi atas inovasi program yang digagas Ponpes Haqqul Yaqin. Ia menilai program ini menjawab kebutuhan zaman tanpa meninggalkan jati diri pesantren.
“POPERA untuk yatim dhuafa, PSB berbasis agribisnis, KLOPTAN, dan penguatan diniyah adalah langkah konkret. Pesantren tidak hanya mencetak ulama, tapi juga santri yang mandiri dan bermanfaat bagi masyarakat. Pemkab Pamekasan siap bersinergi,” Ujarnya.
KH. Hafifi Pengasuh Ponpes Haqqul Yaqin dalam sambutannya menyampaikan, haul menjadi pengingat untuk meneladani perjuangan para masyayikh, sebagai bentuk penghormatan dan peneruskan perjuangan para masyayikh yang sudah lama vakum dalam mendidik santri serta menjaga nilai-nilai keislaman Ahlussunnah wal Jamaah, yang sekarang akan dihidupkan kembali untuk meneruskan perjuangan para Masyayikh,” Ungkapnya
sementara 4 program baru adalah ikhtiar pesantren agar santri memiliki bekal dunia-akhirat.
“Harapan kami, santri Haqqul Yaqin tumbuh berakhlak, berilmu, dan terampil. Melalui KLOPTAN dan agribisnis, santri belajar berkarya. Melalui POPERA, kami ingin pesantren hadir untuk yatim dhuafa,” Jelasnya.
Acara ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa, keberkahan pesantren, dan kemaslahatan umat. Suasana penuh khidmat menyelimuti seluruh rangkaian kegiatan.
Dengan haul dan peluncuran program ini, Ponpes Haqqul Yaqin berkomitmen terus menjadi pusat pendidikan, pemberdayaan, dan pengabdian untuk masyarakat Pamekasan. (Mhdr)