Indoberitanew I Pamekasan – Para petani tembakau di Desa Pangtonggal dan sekitarnya kembali menyuarakan harapan besar agar harga jual hasil panen mereka ditetapkan di angka yang tinggi dan layak. Bagi mereka, harga tembakau yang memadai bukan sekadar keinginan semata, melainkan syarat utama serta penentu utama keberlangsungan usaha dan kesejahteraan hidup seluruh keluarga petani.

Moh. Saji, salah satu perwakilan petani setempat, menjelaskan bahwa proses budidaya tembakau membutuhkan waktu panjang, ketelitian, dan biaya yang tidak sedikit. Mulai dari pengolahan tanah, pembibitan, pemeliharaan tanaman, pembelian pupuk dan obat-obatan, hingga tahap pengeringan dan pengolahan daun, semuanya menuntut pengorbanan tenaga dan biaya yang besar. Menurutnya, jika harga jual di tingkat petani berada di angka rendah, maka seluruh kerja keras yang dilakukan selama berbulan-bulan terasa sia-sia, bahkan sulit untuk menutupi modal yang telah dikeluarkan, apalagi untuk meningkatkan taraf hidup.
“Kami berharap tembakau yang kami tanam dengan susah payah ini bisa dihargai mahal dan pantas. Bukan berarti kami ingin berlebihan atau mencari keuntungan sepihak, melainkan agar kami bisa hidup sejahtera, mampu menyekolahkan anak-anak kami dengan baik, serta memenuhi seluruh kebutuhan hidup keluarga secara layak,” ungkap Moh. Saji dengan nada penuh harap.
Selain masalah harga, para petani juga mengaku kerap merasa cemas karena belum adanya kepastian harga sebelum masa panen tiba. Fluktuasi harga yang tidak menentu membuat perencanaan usaha pertanian menjadi sulit dan berisiko tinggi. Oleh karena itu, mereka sangat berharap ada kebijakan atau kesepakatan bersama yang menjamin kepastian harga yang menguntungkan dan adil. Dukungan ini dinilai sangat penting agar usaha bertani tembakau di desa ini dapat terus berkelanjutan, generasi petani tidak hilang, dan cita-cita kesejahteraan bagi seluruh masyarakat tani segera dapat terwujud.
Para petani pun berkomitmen untuk terus menjaga kualitas hasil panen, asalkan ada jaminan keadilan harga yang sebanding dengan usaha dan biaya yang telah mereka keluarkan setiap musim tanam.