Indoberitanew – Indramayu.
Mahasiswa Pascasarjana Universitas Bhakti Husada Indonesia (UBHI) Kuningan, Jawa Barat, melaksanakan pengabdian masyarakat di Desa Sudimampir Kecamatan Balongan.
Kegiatan tersebut menyampaikan inovasi dalam mencegah kasus Demam Berdarah Dongue (DBD) melalui Gerakan Ikan Anti Jentik atau Gerai Antik).

Kegiatan ini dihadiri Forkopimcam Balongan dan diikuti jajaran Pemerintah Desa Sudimampir serta perwakilan unsur masyarakat yang dilaksanakan di balai desa setempat, Selasa (9/6/2026).
Ketua kelompok pengabdian masyarakat Mahasiswa Pascasarjana UBHI di Desa Sudimampir, dr. Masludi Sopriadi mengatakan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat tersebut berdasarkan hasil analisa di tengah masyarakat pada tahun lalu, sehingga didapat inovasi pencegahan DBD melalui Gerai Antik.
“Di Desa Sudimampir ini mengambil kasus yaitu demam berdarah. Tujuannya yaitu mencegah kasus demam berdarah atau mengurangi DBD. Sehingga kegiatan ini dapat diaplikasikan oleh masyarakat khususnya Desa Sudimampir dan umumnya masyarakat Balongan dan Indramayu, yaitu berupa Gerai Antik, Gerakan Ikan Anti Jentik,” jelas pria yang akrab disapa dr. Ludi ini.
Dikatakan, kelompok pengabdian masyarakat tersebut merupakan satu dari dua kelompok yang melaksanakan tugas di Kabupaten Indramayu. Adapun kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di Desa Sudimampir ini diikuti 8 mahasiswa pascasarjana UBHI.
Salah seorang mahasiswa anggota kelompok tersebut yang juga Kepala UPTD Puskesmas Balongan, dr. Nova Natalia berharap melalui Gerai Antik tersebut jumlah kasus DBD di Kecamatan Balongan menurun pada 2026. Sebab, kasus DBD di wilayahnya merupakan tertinggi kedua di Kabupaten Indramayu pada tahun lalu.
“Pada tahun 2025 di Kecamatan Balongan ada 64 kasus DBD. Sementara pada tahun 2026 ini, baru ada 7 kasus DBD. Mudah-mudahan dengan adanya Gerai Antik ini, ada penurunan angka DBD di Kecamatan Balongan,” kata Nova Natalia.
Sementara itu, Kuwu Desa Sudimampir H. Wukir mengapresiasi Gerai Antik yang dilaksanakan kelompok pengabdian masyarakat dari mahasiswa pascasarjana UBHI. Ia berharap dengan ketempatan kegiatan tersebut membawa manfaat bagi masyarakatnya.
“Kegiatan positif ini mudah-mudahan bermanfaat bagi masyarakat, yaitu mencegah kasus DBD,” kata Wukir.
Penulis: Rohman