Indoberitanew – Indramayu.
Pelaksana Tugas Kepala Diskopdagin Indramahyu, Jawa Barat, Erpin Marpinda, S.Sos., S.H., M.H., memberikan apresiasi dan mendukung penuh terhadap aksi kebersihan di lingkungan Pasar Daerah Jatibarang. Aksi bersih-bersih yang dilaksanakan secara rutin tiap Hari Jum’at ini, dilakukan antara petugas Pasar Daerah Jatibarang bersama unsur pedagang, petugas parkir dan pengurus Ikatan Pedagang Pasar (IPP).
Aksi bersih-bersih dilakukan di sekitar Kantor Pasar Daerah Jatibarang, lorong-lorong kios, serta di sskitar tanggul sungai depan Pasar Daerah Jatibarang.
Plt. Kepala Diskopdagin, Erpin Marpinda ketika melakukan monitoring secara langsung terkait kebersihan kios/los di Pasar Daerah Jatibarang tersebut, merasa puas karena petugas kebersihan nyaris setiap waktu melakukan bersih-bersih di sejumlah tempat penampungan sampah sementara di area pasar, baik sampah jenis organik maupun non organik.
Erpin juga merasa bangga, karena seluruh pedagang terus berupaya menjaga kebersihan di antaranya dengan cara membuang sampah di tempat yang telah ditentukan oleh pengelola pasar.
Di tempat yang sama, Kepala Pasar Daerah Jatibarang, Samsuri, saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Senin (15/6/26) kemarin, mengatakan, kerja keras seluruh pengelola pasar, pengurus IPP dan pedagang telah membawa perubahan nyata terhadap kebersihan pasar.
Saat ini, lanjutnya, di pasar Jatibarang tidak ada sampah yang menumpuk, tertata asri dan para pedagang maupun pembeli akhirnya terbiasa membuang sampah pada tempatnya.
Samsuri juga mengatakan kehadiran Plt. Kepala Diskopdagin Erpin Marpinda ketika kegiatan bersih-bersih sampah, secara tidak langsung memberikan semangat dan merasa mendapat kehormatan karena telah dipantau langsung oleh atasannya.
“Alhamdulillah sekarang kondisi pasar jauh lebih bersih dan sampah tidak lagi menumpuk seperti sebelumnya,” ujarnya.
Samsuri menyebut, volume sampah yang diangkut oleh mobil dump truk, setiap harinya mencapai 32 ton dengan jumlah pengangkutan sebanyak delapan trip (rit). Setiap rit pengangkutan rata-rata membawa muatan sekitar 4 ton sampah.
Di samping itu, katanya, pengangkutan sampah dilakukan secara rutin siang dan malam. Ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab seluruh komponen demi terciptanya lingkungan pasar yang sehat dan nyaman bagi pedagang maupun pembeli.
“Kami pun berharap mendapatkan perhatian dan dukungan dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Indramayu terutama tambahan armada dump truk agar penanganan dan pengangkutan sampah di pasar daerah Jatibarang bisa maksimal sekaligus tidak membebani keuangan pedagang”, ujarnya.
Selain itu Dinas Lingkungan Hidup diharapkan pula dapat membantu mempercepat proses pengangkutan sampah sampai Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Pecuk agar kebersihan pasar daerah Jatibarang selalu terjaga. (Red.)